{"id":4349,"date":"2022-07-14T08:56:54","date_gmt":"2022-07-14T08:56:54","guid":{"rendered":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/?p=4349"},"modified":"2022-07-14T08:56:57","modified_gmt":"2022-07-14T08:56:57","slug":"atap-rumah-minimalis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/","title":{"rendered":"Model Atap Rumah Minimalis"},"content":{"rendered":"\n<p>Penggunaan atap rumah tidak sekedar untuk melindungi rumah dari panas dan hujan. Lebih dari itu, atap rumah juga menunjang penampilan dari rumah itu sendiri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan atap <a href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/rumah-minimalis-2-lantai\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3747\">rumah minimalis<\/a> agar tampilan rumah Anda terkesan modern dan menarik.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini terdapat banyak Jenis-jenis atap rumah minimalis dengan material atap yang berbeda-beda, Anda tinggal memilih untuk menggunakan jenis atap dan materialnya yang paling sesuai dengan selera dan keinginan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin mengetahui apa saja jenis dan macam macam atap rumah minimalis? Jika iya, pastikan Anda membaca detail ulasan di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_dari_Atap_Rumah\"><\/span>Fungsi dari Atap Rumah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69f25932806fe\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69f25932806fe\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#Fungsi_dari_Atap_Rumah\" >Fungsi dari Atap Rumah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#Macam_Macam_Atap_Rumah_Beserta_Kelebihan_dan_Kekurangan\" >Macam Macam Atap Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#1_Atap_Genteng_Tanah_Liat\" >1. Atap Genteng Tanah Liat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#2_Atap_Genteng_Kaca\" >2. Atap Genteng Kaca&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#3_Atap_Genteng_Metal\" >3. Atap Genteng Metal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#4_Atap_Genteng_Beton\" >4. Atap Genteng Beton<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#5_Atap_Seng\" >5. Atap Seng<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#Model_Atap_Rumah\" >Model Atap Rumah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#1_Atap_Pelana\" >1. Atap Pelana<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#2_Atap_Limas\" >2. Atap Limas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#3_Atap_Bonnet\" >3. Atap Bonnet<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#4_Atap_Datar_atau_Flat_Roof\" >4. Atap Datar atau Flat Roof<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/#Atap_yang_Paling_Cocok_Untuk_Rumah_Minimalis\" >Atap yang Paling Cocok Untuk Rumah Minimalis<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<p>Sebelum mulai menyebutkan model-model atap rumah minimalis yang ada saat ini, tidak kalah penting untuk menyebutkan apa saja fungsi dari atap rumah itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bahwa atap rumah ibarat helm yang dikenakan di kepala. Semakin kuat helm tersebut, maka akan semakin bagus dalam melindungi kepala dari benturan atau kejatuhan benda-benda berat dan berbahaya dari atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, setiap atap rumah harus dibuat semaksimal mungkin. Kualitas bahan, desain, serta cara pemasangan memegang peranan yang sangat penting terhadap kualitas dan daya tahan dari atap tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika bahan yang digunakan tidak berkualitas, didesain asal-asalan, atau cara pemasangan kurang bagus, besar kemungkinan atap rumah akan roboh atau tidak mampu bertahan lama. Tidak heran jika kita banyak mendengar terjadinya kasus atap rumah yang ambruk atau roboh.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, atap rumah memiliki beberapa fungsi berikut ini :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Melindungi rumah secara keseluruhan dan penghuninya dari perubahan iklim, baik cuaca panas, dingin, atau hujan.<\/li><li>Menjaga agar rumah tetap aman dan sehat, serta mengurangi panas berlebih.<\/li><li>Mencegah masuknya angin yang terlalu besar ke dalam rumah. Sebab, angin yang masuk ke dalam rumah bisa membuat rumah dalam keadaan kotor dan berdebu, di samping menjadikan rumah terasa dingin.<\/li><li>Menjaga penghuni rumah dari kejatuhan benda-benda dari atas, semisal ranting pohon yang jatuh, lemparan benda-benda berat seperti batu dan semisalnya yang secara tidak sengaja mengarah ke rumah.<\/li><li>Menambah keindahan tampilan rumah.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Macam_Macam_Atap_Rumah_Beserta_Kelebihan_dan_Kekurangan\"><\/span>Macam Macam Atap Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini sudah banyak macam-macam atap rumah yang kita lihat penggunaannya di rumah-rumah masyarakat. Secara umum, berikut macam-macam atap yang sering digunakan :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Atap_Genteng_Tanah_Liat\"><\/span>1. Atap Genteng Tanah Liat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-tanah-liat.png\" alt=\"Atap rumah minimalis tanah liat\" class=\"wp-image-4350\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-tanah-liat.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-tanah-liat-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Atap genteng dari tanah liat sudah bukan hal yang asing bagi kita. Penggunaannya dengan mudah kita temukan di mana-mana, baik di desa maupun kota-kota besar. Banyak yang menggunakan atap genteng karena harganya lebih murah, tidak terlalu ribut kedengaran ketika turun hujan, dan yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, atap genteng memiliki kekurangan dari sisi yang lain. Misalnya, membutuhkan rangka atap dalam jumlah banyak, posisi atap harus betul-betul miring agar kuat terjalin, dan semisalnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Atap_Genteng_Kaca\"><\/span>2. Atap Genteng Kaca&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-kaca.png\" alt=\"Atap rumah minimalis kaca\" class=\"wp-image-4351\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-kaca.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-kaca-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Genteng yang satu ini menggunakan bahan utama kaca. Umum digunakan sebagai atap kecil yang berfungsi sebagai ventilasi. Meskipun ada orang yang menggunakannya, tapi tidak terlalu banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasannya jelas, karena kaca merupakan bahan atap yang mudah pecah. Selain itu, panas matahari mudah masuk ke dalam rumah dan menjadikannya terasa lebih panas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Atap_Genteng_Metal\"><\/span>3. Atap Genteng Metal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-metal.png\" alt=\"Atap rumah minimalis metal\" class=\"wp-image-4352\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-metal.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-metal-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Atap yang satu ini menggunakan bahan utama <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Logam\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Logam\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">logam<\/a> yang bersifat anti karat, sehingga anti karat. Proses pembuatannya tidak jauh berbeda dari proses pembuatan genteng tanah liat. Perbedaannya hanya pada penambahan lapisan pewarna glasur. Tidak heran jika jenis genteng ini lebih sering digunakan pada rumah-rumah mewah.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan genteng metal terletak pada kondisinya yang tidak mudah terkena lumut, tahan api, ringan, dan memiliki banyak pilihan warna. Adapun kekurangannya terletak pada proses pemasangan yang cukup rumit, harga jual yang cukup mahal, serta kemiringan rumah minimal 30 derajat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Atap_Genteng_Beton\"><\/span>4. Atap Genteng Beton<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-beton.png\" alt=\"Atap rumah minimalis beton\" class=\"wp-image-4353\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-beton.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-beton-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Genteng yang satu ini sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis karena bentuknya terlihat lebih modern dan memiliki banyak pilihan warna. Selain itu, atap ini lebih kuat dan tahan lama karena terbuat dari cor-coran.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya saja, atap ini berat sehingga rangka harus dibuat mampu untuk menahan beban tersebut, di samping harganya yang cukup mahal dan proses pemasangan yang memakan waktu lama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Atap_Seng\"><\/span>5. Atap Seng<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-seng.png\" alt=\"Atap rumah minimalis seng\" class=\"wp-image-4354\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-seng.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-rumah-minimalis-seng-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Atap seng paling banyak digunakan masyarakat saat ini. Bukan hanya digunakan sebagai atap rumah, tetapi juga atap toko, gudang, garasi, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak keunggulan dari atap seng, di antaranya adalah tidak membutuhkan banyak rangka atap, ringan, dan mudah dipasang. Hanya saja, atap ini memiliki kekurangan dari segi mudah berkarat, terlalu berisik ketika terkena hujan, serta menyerap panas sehingga rumah terasa panas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Model_Atap_Rumah\"><\/span>Model Atap Rumah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini sudah banyak sekali model atap rumah yang digunakan masyarakat, terlebih lagi pada rumah-rumah modern. Namun, ada beberapa model atap rumah yang sering digunakan dan dijadikan sebagai model utama yang dikombinasikan dengan modal lainnya pada rumah modern saat ini. Di antara model atap rumah tersebut adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Atap_Pelana\"><\/span>1. Atap Pelana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-pelana-rumah-minimalis.png\" alt=\"Atap pelana rumah minimalis\" class=\"wp-image-4355\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-pelana-rumah-minimalis.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-pelana-rumah-minimalis-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Model atap rumah yang pertama adalah pelana. Disebut demikian karena bentuknya yang mirip dengan pelana kuda jika dilihat sekilas. Setiap sisi atap membentuk segitiga yang menyisakan ruang bagi plafon atap di pertengahan kedua sisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Atap_Limas\"><\/span>2. Atap Limas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-limas-rumah-minimalis.png\" alt=\"Atap limas rumah minimalis\" class=\"wp-image-4356\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-limas-rumah-minimalis.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-limas-rumah-minimalis-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Model atap rumah berikutnya adalah limas. Kedua sisinya membentuk segitiga, sedangkan dua lainnya membentuk trapesium. Penggunaan model atap rumah ini lebih cocok untuk rumah dengan ukuran sama panjang atau persegi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Atap_Bonnet\"><\/span>3. Atap Bonnet<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-bonnet-rumah-minimalis.png\" alt=\"Atap bonnet rumah minimalis\" class=\"wp-image-4357\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-bonnet-rumah-minimalis.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-bonnet-rumah-minimalis-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika Anda sering melihat rumah Joglo, maka Anda tidak akan merasa asing dengan model atap yang disebut bonnet. Sebab keduanya memiliki kesamaan karakteristik dan <a href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/vintage\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/vintage\/\">vintage<\/a>, yaitu bagian bawah atap dibuat tersisa untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam teras rumah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Atap_Datar_atau_Flat_Roof\"><\/span>4. Atap Datar atau Flat Roof<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-datar-rumah-minimalis.png\" alt=\"Atap datar rumah minimalis\" class=\"wp-image-4358\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-datar-rumah-minimalis.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Atap-datar-rumah-minimalis-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Model rumah flat roof atau atap datar dengan mudah Anda temukan pada rumah-rumah modern saat ini, khususnya yang bergaya minimalis. Setiap sudut atap bersifat geometris dan tegas, sehingga rumah terlihat lebih simple.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain model atap rumah yang disebutkan di atas, tentu saja masih banyak lagi model-model atap rumah lainnya yang tidak sempat disebutkan. Misalnya, model atap rumah minimalis segitiga bayangan, model perisai, model kupu-kupu, model melengkung, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Atap_yang_Paling_Cocok_Untuk_Rumah_Minimalis\"><\/span>Atap yang Paling Cocok Untuk Rumah Minimalis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebenarnya sulit untuk menentukan bagaimanakah model <strong>atap rumah minimalis<\/strong> yang paling cocok. Pasalnya, penggunaan model atap disesuaikan dengan desain dari rumah itu sendiri. Jika model atapnya tidak selaras dengan desain rumah, tentu tampilan rumah akan terlihat ganjil dan kurang pas.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun dari semua model atap rumah minimalis, flat roof atau atap datar merupakan model yang paling simple dan paling mudah dibuat. Tidak heran jika penggunaan jenis atap ini lebih banyak diterapkan pada rumah minimalis sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain model flat roof, model atap miring ke depan juga termasuk yang paling banyak digunakan. Jika Anda memperhatikan rumah-rumah minimalis yang banyak dijual saat ini, rata-rata jenis atap yang digunakan adalah model atap miring ke depan. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi sekali lagi, tidak ada ketentuan khusus mengenai model atap rumah minimalis yang paling cocok diterapkan, karena semuanya dikembalikan kepada desain dari rumah dan juga <a href=\"http:\/\/finising\" data-type=\"URL\" data-id=\"finising\">finising<\/a> bangunan itu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda mencari ide inspirasi mengenai pagar minimalis, kami sudah membagikannya beberapa waktu lalu. Semoga artikel tersebut juga bermanfaat untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Atau jika Anda sedang mencari <a href=\"https:\/\/tiperumah.id\/tipe-iklan\/dijual\/\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/tiperumah.id\/tipe-iklan\/dijual\/\">rumah dijual<\/a>, jangan sungkan untuk berkunjung ke Tiperumah.id. Salam serah terima kunci.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penggunaan atap rumah tidak sekedar untuk melindungi rumah dari panas dan hujan. <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/atap-rumah-minimalis\/\" title=\"Model Atap Rumah Minimalis\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4361,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,49],"tags":[153,4,5,12],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-4349","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-dekorasi-desain","8":"category-kabar-properti","9":"tag-ide-atap-rumah","10":"tag-rumah-minimalis","11":"tag-rumah-modern","12":"tag-tips-rumah"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4349"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4349\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4362,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4349\/revisions\/4362"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4349"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}