{"id":4410,"date":"2022-08-01T10:01:13","date_gmt":"2022-08-01T10:01:13","guid":{"rendered":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/?p=4410"},"modified":"2022-08-01T10:01:14","modified_gmt":"2022-08-01T10:01:14","slug":"tips-cara-memperbaiki-beton-keropos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/","title":{"rendered":"Tips Cara Memperbaiki Beton Keropos"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika Sobat menemukan beton keropos di <a href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/rumah-minimalis-2-lantai\/\" data-type=\"post\" data-id=\"3747\">rumah<\/a> tentu akan membuat panik dan kepikiran, karena memang jika beton tersebut berada di titik krusial akan membahayakan, dan juga merusak pemandangan dari rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi jika rumah sobat adalah rumah baru, beton keropos pasti mengundang berbagai pertanyaan, kok rumah baru betonnya sudah keropos.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah tentu saja jika Sobat mengetahui adanya beton keropos dan merusak pemandangan rumah, Sobat wajib banget untuk memperbaikinya agar rumah kembali enak dipandang.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu kami akan memberikan informasi cara yang benar untuk memperbaiki beton keropos, tapi sebelum itu, Sobat juga wajib mengetahui penyebab kenapa beton keropos.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Beton_Keropos\"><\/span>Penyebab Beton Keropos<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69eb7137877bd\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69eb7137877bd\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Penyebab_Beton_Keropos\" >Penyebab Beton Keropos<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Adukan_Cor_Asal\" >Adukan Cor Asal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Kesalahan_Pada_Proses_Adukan_Cor\" >Kesalahan Pada Proses Adukan Cor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Adukan_Cor_Kekurangan_atau_kelebihan_Air\" >Adukan Cor Kekurangan atau kelebihan Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Tidak_Memperhatikan_Pemasangan_Besi_Tulangan\" >Tidak Memperhatikan Pemasangan Besi Tulangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Perhatikan_Kebersihan_Bekisting\" >Perhatikan Kebersihan Bekisting<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Pemadatan_Beton_Kurang_Sempurna\" >Pemadatan Beton Kurang Sempurna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Bongkar_Bekisting_Terlalu_Cepat\" >Bongkar Bekisting Terlalu Cepat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Cara_mengatasi_kolom_beton_keropos\" >Cara mengatasi kolom beton keropos<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Tambal_dengan_Grouting\" >Tambal dengan Grouting<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Mempertebal_Dimensi_Kolom\" >Mempertebal Dimensi Kolom<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Konsultasikan_dengan_Pakar\" >Konsultasikan dengan Pakar<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/#Bagaimana_Sudah_Cek_Beton_di_rumah\" >Bagaimana Sudah Cek Beton di rumah?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1120\" height=\"630\" src=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/beton-.png\" alt=\"beton\" class=\"wp-image-4417\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/beton-.png 1120w, https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/beton--768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah sebelum Sobat benar-benar memperbaiki beton yang keropos, Sobat harus ketahui terlebih dahulu penyebab apa yang membuat beton menjadi rusak, karena ini bisa berpengaruh ke cara memperbaikinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Adukan_Cor_Asal\"><\/span>Adukan Cor Asal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal pertama yang harus diperhatikan membuat beton adalah adukan cor, ya ini adalah bagian terpenting, kalau adukan cor asal misal adukan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pengecoran\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pengecoran\" rel=\"noreferrer noopener\">cor<\/a> terlalu encer membuat air semen akan keluar dari cetakan, inilah yang membuat beton menjadi cepat rusak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Pada_Proses_Adukan_Cor\"><\/span>Kesalahan Pada Proses Adukan Cor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, pembuatan beton juga harus mengikuti tahapan yang benar, misalnya ketika mengaduk cok, semen dan pasir terlebih dahulu diaduk hingga rata baru kemudian diberikan air secukupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Air lebih dahulu ditambahkan akan berakibat pasir dan semen tidak dapat bercampur dengan rata dan beton menjadi kurang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Adukan_Cor_Kekurangan_atau_kelebihan_Air\"><\/span>Adukan Cor Kekurangan atau kelebihan Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah ini juga perlu diperhatikan, kekurangan air pada adukan bisa menyebabkan komponen tidak tercampur dengan sempurna dan kelebihan air juga membuat adukan menjadi encer, jadi pastikan menggunakan air yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Memperhatikan_Pemasangan_Besi_Tulangan\"><\/span>Tidak Memperhatikan Pemasangan Besi Tulangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain cor-coran, besi tulangan juga adalah bagian penting dari beton, jika pemasangannya tidak tepat, akan membuat lapisan beton semakin tipis dan mudah keropos. Sehingga bagian luar akan cepat terkikis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhatikan_Kebersihan_Bekisting\"><\/span>Perhatikan Kebersihan Bekisting<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bekisting sendiri adalah alat struktur untuk pencetak beton sesuai dengan ukuran, biasanya banyak yang menggunakan bekisting lama agar hemat biaya, tapi banyak loh yang tidak memperhatikan kebersihannya, sehingga masih ada sisa-sisa beton lama yang menempel dipermukaan yang membuat beton akan mudah keropos.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemadatan_Beton_Kurang_Sempurna\"><\/span>Pemadatan Beton Kurang Sempurna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada teknik  pemadatan yang biasa dilakukan, untuk betok kolom kecil bisa dipukulkan dari luas bekisting, sedangkan kolom besar menggunakan alat khusus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bongkar_Bekisting_Terlalu_Cepat\"><\/span>Bongkar Bekisting Terlalu Cepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah untuk membuat beton padat tentu ada proses waktu yang cukup lama, jika tidak sabar, tentu kepadatannya jadi kurang sempurna dan membuat beton mudah terkelupas.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah pembongkaran yang terlalu cepat tersebut akan menurunkan kualitas beton, karena pada saat proses pembongaran akan membuat getaran yang bisa merusak.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah itulah beberapa penyebab kenapa beton bisa keropos dan terkelupas. Jika Sobat mengalami hal tersebut, Sobat bisa memperbaikinya dengan cara berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_mengatasi_kolom_beton_keropos\"><\/span>Cara mengatasi kolom beton keropos<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbakiki beton yang keropos menjadi mulis lagi. Sobat bisa menggunakan cara-cara di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tambal_dengan_Grouting\"><\/span>Tambal dengan Grouting<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sobat bisa menutup bagian yang keropos dengan grouting. Perlu diketahui, grouting adalah  proses, di mana suatu cairan diinjeksikan\/disuntikan dengan tekanan sesuai uji tekanan air (water pressure test) ke dalam rongga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mempertebal_Dimensi_Kolom\"><\/span>Mempertebal Dimensi Kolom<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sobat juga bisa mempertebal dimensi kolom dengan memasangkan besi tulangan tambahan di luar kolom kemudian di cor kembali untuk menyelimutinya, sehingga kolom mendapatkan lapisan yang baru dan dimensi akan semakin tebal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konsultasikan_dengan_Pakar\"><\/span>Konsultasikan dengan Pakar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika beton mengalami keropos yang cukup parah, sebaiknya sobat konsultasikan ke pakar profesional agar dilakukan pengetesan dengan hammer test sehingga mengetahui kekuatan beton tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sudah tidak dapat diperbaiki jalan satu-satunya adalah dengan menggantinya dengan yang baru jika memungkinkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Sudah_Cek_Beton_di_rumah\"><\/span>Bagaimana Sudah Cek Beton di rumah?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, sobat sudah cek beton yang ada di rumah? Jika ada beton yang keropos sebainya segera diperbaiki agar tidak menjadi lebih parah dikemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sobat bisa menggunakan jasa profesional dari Tiperumah.id untuk dapat berkonsultasi prihal properti dengan mudah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Sobat menemukan beton keropos di rumah tentu akan membuat panik dan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/tips-cara-memperbaiki-beton-keropos\/\" title=\"Tips Cara Memperbaiki Beton Keropos\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4416,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,3],"tags":[158,156,93,143,157],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-4410","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-dekorasi-desain","8":"category-tips","9":"tag-arsitektur","10":"tag-beton","11":"tag-desain-rumah","12":"tag-pengetahuan","13":"tag-tips-bangun-rumah"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4410"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4410\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4418,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4410\/revisions\/4418"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4416"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4410"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiperumah.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}